Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah seseorang tidur, meskipun hanya sebentar.
Hal ini menjadi ciri utama sholat tahajud dibandingkan sholat malam lainnya seperti sholat witir atau qiyamul lail.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT secara khusus memuji orang-orang yang bangun di malam hari untuk beribadah, sebagai bentuk kedekatan spiritual yang tinggi.
Sholat tahajud biasanya dilakukan minimal dua rakaat dan dapat ditambah sesuai kemampuan. Tidak ada batasan maksimal rakaat, selama dilakukan dengan niat ikhlas dan mengikuti tuntunan syariat.
Table of Contents
ToggleNiat Bacaan Sholat Tahajud
Sholat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ibadah ini dikenal sebagai shalat malam yang penuh keutamaan, karena dikerjakan di waktu sunyi saat kebanyakan manusia terlelap.
Salah satu aspek penting dalam pelaksanaannya adalah niat bacaan sholat tahajud, yang menjadi pembeda antara sholat tahajud dan sholat sunnah lainnya. Memahami niat dan bacaan sholat tahajud secara benar akan membantu seorang Muslim menjalankannya dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran.
Dalam Islam, niat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam setiap ibadah. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap amal tergantung pada niatnya. Oleh karena itu, niat bacaan sholat tahajud menjadi dasar sahnya ibadah tersebut.
Niat sholat tahajud tidak harus diucapkan dengan lisan, tetapi cukup katakan dalam hati saat takbiratul ihram. Meski demikian, melafalkan niat seringkali membantu menjaga fokus dan kekhusyukan, terutama bagi pemula yang sedang belajar membiasakan sholat malam.
Berikut adalah bacaan niat sholat tahajud yang umum digunakan oleh umat Muslim:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallī sunnatat-tahajjudi rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”
Jika sholat tahajud dilakukan lebih dari dua rakaat, maka niatnya tetap sama, dengan menyesuaikan jumlah rakaat dalam hati. Intinya, niat tersebut menunjukkan kesadaran bahwa sholat yang dikerjakan adalah sholat sunnah tahajud semata-mata karena Allah SWT.
Baca Juga: Surat yang Dibaca Saat Sholat Tahajud, Mustajab
Bacaan Sholat Tahajud Lengkap
Kamu yang masih belajar, berikut langkah yang perlu dilakukan setelah niat, yaitu dilanjutkan dengan sholat dengan takbiratul ihram seperti sholat pada umumnya.
1. Bacaan Rakaat Pertama Sholat Tahajud
Pada rakaat pertama, bacaan sholat tahajud dimulai dengan urutan sebagai berikut:
A. Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah
Setelah mengangkat tangan dan membaca takbir, dianjurkan membaca doa iftitah. Doa ini berisi pujian kepada Allah SWT dan pengakuan bahwa seluruh ibadah hanya ditujukan kepada-Nya. Membaca doa iftitah membantu menenangkan hati sebelum masuk ke bacaan inti sholat.
B. Surah Al-Fatihah
Al-Fatihah wajib dibaca pada setiap rakaat sholat, termasuk sholat tahajud. Bacaan Al-Fatihah sebaiknya dibaca perlahan dan penuh penghayatan, karena surah ini merupakan inti doa dalam sholat.
C. Membaca Surah atau Ayat Al-Qur’an
Setelah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surah atau ayat Al-Qur’an. Dalam sholat tahajud, dianjurkan membaca surah yang agak panjang agar waktu berdiri lebih lama.
Namun, tidak ada ketentuan khusus surah apa yang harus dibaca. Yang terpenting adalah kemampuan dan kekhusyukan.
Bagi pemula, boleh membaca surah pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau An-Nas. Seiring waktu, bacaan dapat ditambah dengan surah yang lebih panjang.
D. Rukuk dan I’tidal
Setelah membaca surah, dilanjutkan dengan rukuk sambil membaca tasbih rukuk. Setelah itu, bangkit untuk i’tidal dengan bacaan yang telah diajarkan Rasulullah SAW. Pada bagian ini, dianjurkan berdiri dengan tenang dan tidak tergesa-gesa.
E. Sujud dan Duduk di antara Dua Sujud
Sujud menjadi bagian penting dalam bacaan sholat tahajud. Dalam sujud, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak tasbih dan doa, karena posisi ini adalah saat paling dekat dengan Allah SWT. Setelah itu, duduk di antara dua sujud dan membaca doa yang memohon ampunan, rahmat, dan rezeki.
2. Bacaan Rakaat Kedua Sholat Tahajud
Setelah berdiri untuk rakaat kedua, bacaan sholat tahajud dilanjutkan dengan urutan yang hampir sama:
A. Surah Al-Fatihah
Seperti rakaat pertama, Al-Fatihah wajib dibaca kembali dengan penuh kesadaran.
B. Surah atau Ayat Al-Qur’an
Surah yang dibaca boleh sama atau berbeda dengan rakaat pertama. Banyak ulama menganjurkan membaca surah yang maknanya dipahami agar sholat tahajud menjadi sarana refleksi diri.
C. Rukuk, I’tidal, dan Sujud
Rukuk dan sujud pada rakaat kedua dilakukan dengan bacaan yang sama seperti rakaat pertama. Dianjurkan untuk memanjangkan bacaan sujud jika memungkinkan, karena sholat tahajud memang identik dengan ketenangan dan kekhusyukan.
D. Tasyahud Akhir dan Salam
Setelah sujud kedua, duduk untuk membaca tasyahud akhir, kemudian diakhiri dengan salam ke kanan dan ke kiri. Dua rakaat ini sudah sah sebagai sholat tahajud.
Jika ingin menambah rakaat, sholat dilakukan dua rakaat-dua rakaat, kemudian ditutup dengan sholat witir.
Baca Juga: 4 Amalan Setelah Sholat Tahajud agar Doa Cepat Terkabul
3. Doa Setelah Sholat Tahajud
Setelah selesai bacaan sholat tahajud, dianjurkan berdoa dengan sungguh-sungguh. Tidak ada bacaan doa yang baku.
Seorang Muslim boleh memohon ampunan, kemudahan rezeki, ketenangan hati, atau hajat lainnya. Waktu setelah sholat tahajud dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa.
Doa setelah tahajud menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Tidak ada bacaan doa setelah tahajud yang bersifat wajib atau baku.
Seorang Muslim bebas memanjatkan doa sesuai kebutuhan dan hajatnya, baik untuk urusan dunia maupun akhirat.
Doa dapat dipanjatkan dengan bahasa Arab, bahasa Indonesia, atau bahasa apa pun yang dipahami, selama disampaikan dengan penuh keikhlasan dan keyakinan kepada Allah SWT.
Hal terpenting dalam doa setelah tahajud adalah ketulusan hati dan kesadaran akan ketergantungan manusia kepada Sang Pencipta.
Meski tidak ada doa khusus, Rasulullah SAW sering membaca doa yang berisi permohonan ampun, petunjuk, dan perlindungan.
Doa setelah tahajud juga menjadi momen terbaik untuk bermuhasabah, mengakui kesalahan, serta memohon kekuatan agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Keutamaan doa setelah tahajud tidak hanya terletak pada harapan terkabulnya permohonan, tetapi juga pada proses mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kebiasaan berdoa setelah tahajud melatih kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan iman.
Baca Juga: Rajin Tahajud Tapi Doa Belum Terkabul? Simak Penjelasannya
Dengan konsistensi menjalankannya, doa setelah tahajud dapat menjadi sumber kekuatan spiritual yang menenangkan jiwa dan memberi harapan baru dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
Kesimpulan
Sebagai penutup, sholat tahajud dapat menjadi ruang jeda dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari yang sering melemahkan pikiran dan perasaan.
Rekomendasi Buku Motivasi Agama
| ![]() |
|
| Buku Dua Rakaat Dulu Aja | Buku Nabi Muhammad SAW | Buku Mencari Tenang yang Hilang |
Dapatkan Buku Motivasi Agama di Buku Agama
Di saat tuntutan pekerjaan, keluarga, dan masalah hidup datang silih berganti, bangun sejenak di malam hari untuk berdoa dan bersujud memberi kesempatan bagi hati untuk kembali tenang dan jujur pada diri sendiri.
Melalui bacaan sholat tahajud dan doa setelahnya, seorang Muslim tidak hanya meminta, tetapi juga belajar menerima, merenungi langkah hidup, serta menata ulang niat agar esok hari dijalani dengan lebih sabar dan penuh harapan.
Untuk kamu yang sedang mencari bacaan Islami sebagai teman refleksi, Bukunesia Store juga tengah menghadirkan Promo Buku yang dapat dimanfaatkan dengan lebih praktis dan terjangkau.
Semoga artikel dari Bukunesia Store ini bermanfaat dalam membantu pembaca memahami niat dan bacaan sholat tahajud dengan benar, sehingga ibadah malam dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan penuh keikhlasan.
Referensi
Kementerian Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya.
An-Nawawi, Imam. Riyadhus Shalihin.
Sayyid Sabiq. Fiqih Sunnah.
Al-Ghazali. Ihya Ulumuddin.
NU Online. “Panduan Sholat Tahajud dan Bacaan.







