7 Cara Menjadi Pasangan yang Baik yang Jarang Orang Sadari

cara menjadi pasangan yang baik

Dalam berbagai kajian psikologi hubungan, memilih pasangan tidak hanya didasarkan pada perasaan suka atau ketertarikan semata. Faktor seperti nilai kehidupan, kedewasaan emosional, hingga kesamaan tujuan hidup juga berperan besar dalam menentukan kualitas hubungan jangka panjang.

Oleh karena itu, memahami beberapa prinsip dalam memilih pasangan dapat membantu seseorang membangun hubungan yang lebih stabil dan harmonis. Berikut cara memilih pasangan yang baik, agar tidak salah mengambil memilih pasangan.

Doa Meminta Pasangan yang Baik

Memiliki pasangan yang baik merupakan harapan banyak orang dalam menjalani kehidupan. Dalam ajaran Islam, bahkan terdapat doa meminta pasangan yang baik yang sering dipanjatkan oleh umat Muslim.

Salah satu doa yang terkenal adalah doa dari Al-Qur’an dalam Surah Al-Furqan ayat 74 yang berbunyi: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan yang menyejukkan hati kami.”

Doa tersebut menunjukkan bahwa memiliki pasangan yang baik bukan hanya tentang mencari seseorang yang tepat, tetapi juga tentang berusaha menjadi pasangan yang baik bagi orang lain.

Hubungan yang sehat dan harmonis dibangun melalui sikap saling memahami, menghargai, serta komunikasi yang baik.

Cara Menjadi Pasangan yang Baik

Dalam kajian psikologi hubungan, kualitas hubungan pasangan sangat dipengaruhi oleh perilaku sehari-hari yang dilakukan oleh kedua pihak. Berikut tujuh cara menjadi pasangan yang baik yang dapat membantu membangun hubungan yang lebih sehat dan harmonis.

1. Memiliki Komunikasi yang Terbuka

    Cara pertama menjadi pasangan yang baik adalah membangun komunikasi yang terbuka. Komunikasi merupakan pondasi utama dalam setiap hubungan.

    Menurut penelitian dari John Gottman Institute, komunikasi yang sehat membantu pasangan menyelesaikan konflik dengan lebih baik serta memperkuat kedekatan emosional. Pasangan yang terbiasa berdiskusi secara terbuka cenderung lebih mudah memahami kebutuhan dan perasaan satu sama lain. 

    2. Saling Menghargai dan Menghormati

      Hubungan yang sehat selalu dibangun atas dasar rasa saling menghargai. Menghormati pasangan berarti menerima kelebihan dan kekurangannya tanpa merendahkan atau meremehkan.

      promo payday mar 25

      Sikap saling menghargai dapat ditunjukkan melalui hal-hal sederhana seperti menghargai pendapat pasangan, menjaga perasaan, serta tidak membandingkan pasangan dengan orang lain. Ketika kedua pihak saling menghargai, hubungan akan terasa lebih aman dan nyaman.

      Baca Juga: 5 Tips Move On dari HTS agar Hidup Lebih Tenang dan Bahagia

      3. Memberikan Dukungan Emosional

        Pasangan yang baik adalah seseorang yang hadir ketika pasangannya sedang membutuhkan dukungan. Dukungan emosional dapat berupa memberikan semangat, mendengarkan keluh kesah, atau sekadar menemani di saat sulit.

        Menurut penelitian dalam bidang psikologi hubungan, dukungan emosional dari pasangan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis dan memperkuat ikatan dalam hubungan.

        4. Membangun Kepercayaan

          Kepercayaan merupakan salah satu elemen paling penting dalam hubungan. Tanpa kepercayaan, hubungan akan mudah dipenuhi rasa curiga dan konflik.

          Menjadi pasangan yang baik berarti menjaga komitmen, bersikap jujur, serta tidak menyembunyikan hal-hal penting dari pasangan. Kepercayaan juga dibangun melalui konsistensi perilaku dan sikap yang dapat diandalkan.

          5. Bersedia Mengalah dan Mencari Solusi Bersama

            Dalam hubungan apa pun, perbedaan pendapat pasti akan terjadi. Hal yang membedakan hubungan sehat dengan hubungan yang tidak sehat adalah bagaimana pasangan menyelesaikan konflik tersebut.

            Pasangan yang baik tidak selalu berusaha menang dalam perdebatan, tetapi berusaha mencari solusi yang terbaik bagi hubungan. Sikap saling mengalah dan kompromi sering kali menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan hubungan.

            6. Menjaga Komitmen dalam Hubungan

              Komitmen merupakan bentuk keseriusan dalam menjaga hubungan. Pasangan yang baik akan berusaha mempertahankan hubungan meskipun menghadapi berbagai tantangan.

              Komitmen juga berarti menjaga kesetiaan, menghargai perasaan pasangan, serta berusaha memperbaiki hubungan ketika terjadi masalah. Hubungan yang dibangun dengan komitmen yang kuat cenderung lebih stabil dan bertahan lama.

              7. Terus Berusaha Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

                Cara terakhir menjadi pasangan yang baik adalah terus memperbaiki diri. Hubungan yang sehat tidak hanya menuntut pasangan untuk berubah, tetapi juga mendorong diri sendiri untuk berkembang.

                Seseorang yang terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik akan membawa energi positif dalam hubungan. Perbaikan diri ini dapat berupa meningkatkan kedewasaan emosional, belajar memahami pasangan, serta memperbaiki sikap yang kurang baik.

                Baca Juga: 8 Langkah Praktis Cara Memperbaiki Diri Menjadi Lebih Baik

                Cara Memilih Pasangan yang Baik

                Memilih pasangan merupakan salah satu keputusan penting dalam kehidupan seseorang. Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang cara menjadi pasangan yang baik, yang menekankan pentingnya komunikasi, komitmen, dan sikap saling menghargai dalam hubungan.

                Namun sebelum membangun hubungan yang sehat, langkah pertama yang tidak kalah penting adalah mengetahui cara memilih pasangan yang baik. Berikut lima cara memilih pasangan yang baik yang dapat menjadi pertimbangan sebelum menjalin hubungan yang lebih serius.

                1. Memiliki Nilai dan Prinsip Hidup yang Sejalan

                  Cara pertama memilih pasangan yang baik adalah melihat kesesuaian nilai dan prinsip hidup. Nilai hidup meliputi pandangan tentang keluarga, agama, pendidikan, hingga cara menjalani kehidupan.

                  Menurut penelitian dalam psikologi hubungan, pasangan yang memiliki kesamaan nilai cenderung memiliki hubungan yang lebih stabil karena memiliki arah hidup yang serupa. Kesamaan prinsip juga membantu pasangan dalam mengambil keputusan bersama di masa depan.

                  2. Memiliki Kedewasaan Emosional

                    Kedewasaan emosional menjadi salah satu indikator penting dalam memilih pasangan. Seseorang yang memiliki kedewasaan emosional biasanya mampu mengendalikan emosi, menyelesaikan konflik secara dewasa, serta tidak mudah menyalahkan orang lain.

                    Dalam hubungan jangka panjang, kemampuan mengelola emosi sangat penting karena setiap hubungan pasti akan menghadapi berbagai tantangan. Pasangan yang matang secara emosional cenderung lebih mampu berdiskusi dengan tenang dan mencari solusi bersama.

                    3. Memiliki Sikap Saling Menghargai

                      Pasangan yang baik adalah seseorang yang mampu menghargai orang lain, termasuk menghargai pasangan dalam hubungan. Sikap menghargai dapat terlihat dari cara seseorang berbicara, memperlakukan orang lain, serta menghormati perbedaan pendapat.

                      Menurut penelitian dari Gottman Institute, rasa saling menghargai merupakan salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam menjaga keharmonisan hubungan. Hubungan yang dibangun atas dasar penghargaan akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi kedua pihak.

                      4. Memiliki Komitmen dan Tanggung Jawab

                        Komitmen menunjukkan keseriusan seseorang dalam menjalani hubungan serta kesiapan untuk menghadapi tantangan bersama. Seseorang yang memiliki tanggung jawab biasanya lebih konsisten dalam sikap dan perilaku.

                        Mereka tidak mudah menghindari masalah, tetapi berusaha memperbaiki hubungan ketika terjadi konflik. Komitmen inilah yang sering menjadi salah satu faktor utama yang membuat hubungan dapat bertahan dalam jangka panjang.

                        Baca Juga: 7 Cobaan Sebelum Menikah Menurut Islam, Komunikasikan!

                        5. Memperhatikan Cara Dia Memperlakukan Orang Lain

                          Salah satu cara sederhana untuk menilai karakter seseorang adalah melihat bagaimana ia memperlakukan orang lain. Cara seseorang bersikap terhadap keluarga, teman, atau bahkan orang yang tidak dikenal dapat mencerminkan kepribadiannya.

                          Jika seseorang terbiasa bersikap sopan, empati, dan menghargai orang lain, kemungkinan besar sikap tersebut juga akan tercermin dalam hubungan dengan pasangannya.

                          Sebaliknya, perilaku yang sering merendahkan atau tidak menghargai orang lain bisa menjadi tanda yang perlu diperhatikan.

                          Bagaimana? Dari pembahasan ini, kamu bisa memilih pasangan yang baik bukan hanya tentang perasaan cinta atau ketertarikan, tetapi juga tentang mempertimbangkan berbagai aspek penting dalam kehidupan bersama.

                          Dengan memahami cara memilih pasangan yang baik, seseorang dapat membangun hubungan yang lebih sehat, stabil, dan harmonis. Selain itu, memilih pasangan yang tepat juga akan membantu mewujudkan hubungan yang tidak hanya membahagiakan, tetapi juga saling mendukung dalam menjalani kehidupan.

                          Pada akhirnya, hubungan yang sehat lahir dari hati yang sudah pulih dan siap. Kalau kamu ingin memahami proses itu lebih dalam, buku Sebelum Kau Tiba: Pulihkan Diri Dari Luka Sebelum Menikah bisa jadi bacaan yang cocok untuk kamu.

                          Cover Buku Sebelum Kau Tiba Pulihkan Diri Dari Luka Sebelum Menikah

                          Buku Sebelum Kau Tiba Pulihkan Diri Dari Luka Sebelum Menikah

                          Buku Sebelum Kau Tiba: Pulihkan Diri Dari Luka Sebelum Menikah mengajak pembaca mempersiapkan diri secara emosional dan spiritual sebelum memasuki pernikahan. Dengan bahasa reflektif dan menyentuh, buku ini membahas pentingnya menyembuhkan luka masa lalu agar dapat menjadi pasangan yang utuh dan siap tumbuh bersama. Cocok bagi kamu yang ingin menata hati, memperbaiki diri, dan menanti jodoh dengan lebih bijak.

                          Beli di Shopee

                          Semoga artikel dari Bukunesia Store ini bermanfaat dan jadi langkah awal kamu untuk belajar cara menjadi pasangan yang baik dalam hubungan yang lebih dewasa.

                          Referensi

                          Gottman, John & Silver, Nan. 2015. The Seven Principles for Making Marriage Work. Harmony Books.
                          Chapman, Gary. 2015. The Five Love Languages. Northfield Publishing.
                          Santrock, John W. 2018. Life-Span Development. McGraw-Hill Education.
                          Myers, David G. 2017. Social Psychology. McGraw-Hill Education.

                          Bagikan Artikel Ini

                          WhatsApp
                          Threads
                          X
                          Facebook
                          LinkedIn
                          Artikel Terbaru