10 Keutamaan Bulan Muharram yang Perlu Kamu Ketahui

keutamaan bulan muharram

Saat memasuki tahun baru Hijriah, banyak umat Islam mulai mencari informasi tentang Muharram. Bukan tanpa alasan, bulan ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam. Bagi masyarakat islam, bulan muharram dijadikan momentum untuk intropeksi diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sementara itu, bagi generasi muda yang sedang mencari arah, tujuan hidup, atau sekadar ingin menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri, Muharram bisa menjadi titik bali untuk mengenali ke dalam diri sendiri lewat menjalankan amalan yang dianjurkan.

Sebelum membahas amalan yang dianjurkan, penting untuk memahami terlebih dahulu berbagai keutamaan yang dimiliki bulan Muharram.

Muharram Termasuk Bulan yang Dimuliakan

Dalam Islam, terdapat empat bulan yang dikenal sebagai al-asyhur al-hurum atau bulan-bulan yang dimuliakan. Allah SWT menyebutkan hal ini dalam Surah At-Taubah ayat 36. Keempat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Disebut sebagai bulan haram bukan karena sesuatu yang negatif, melainkan karena bulan-bulan tersebut memiliki kehormatan khusus di sisi Allah. Pada waktu-waktu ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal saleh.

Muharram bahkan memiliki keistimewaan tersendiri karena disebut dalam hadis sebagai “Syahrullah” atau “bulan Allah”. Penyandaran nama bulan kepada Allah menunjukkan kedudukan yang sangat mulia dibanding bulan-bulan lainnya.

Karena itu, banyak ulama menjelaskan bahwa Muharram merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki hubungan dengan Allah, serta meningkatkan kualitas diri secara spiritual.

Keutamaan Bulan Muharram

Masuk ke pembahasan inti. Buat kamu yang penasaran, apa saja sih keutamaan dari bulan Muharram? Buat kamu yang tidak tahu dan ingin tahu, agar lebih eksplorasi momentum melakukan kebaikan di bulan Muharram, sebagai berikut. 

1. Termasuk Salah Satu dari Empat Bulan Haram

    Keutamaan pertama Muharram adalah statusnya sebagai salah satu bulan haram yang dimuliakan Allah. Keistimewaan ini menunjukkan bahwa Muharram memiliki nilai spiritual yang lebih besar dibanding bulan-bulan biasa. Pada bulan ini, setiap muslim dianjurkan memperbanyak amal kebaikan dan lebih berhati-hati dalam menjaga perilaku.

    2. Disebut Sebagai Bulan Allah

      Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menyebut Muharram sebagai “Syahrullah Al-Muharram” atau bulan Allah. Tidak banyak bulan yang mendapatkan penyebutan khusus seperti ini. Para ulama menjelaskan bahwa penyandaran tersebut menunjukkan kemuliaan dan keistimewaan Muharram di sisi Allah SWT.

      banner reseller mei 26

      Baca Juga: 10 Amalan Bulan Muharram Sesuai Sunnah yang Mudah Dilakukan

      3. Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah

        Muharram menandai dimulainya tahun baru dalam kalender Islam. Momen ini mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, sebuah perjalanan yang menjadi simbol perubahan, perjuangan, dan awal peradaban Islam yang lebih kuat.

        Karena itu, Muharram sering dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk memulai perubahan positif dalam hidup.

        4. Bulan yang Dianjurkan untuk Berpuasa

          Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram. Keutamaan ini menjadikan Muharram sebagai salah satu waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah puasa sunnah.

          Bagi kamu yang ingin mulai membangun kebiasaan ibadah secara bertahap, puasa sunnah di bulan Muharram bisa menjadi titik balik yang baik, yang perlu kamu coba. 

          5. Memiliki Hari Asyura yang Istimewa

            Tanggal 10 Muharram dikenal sebagai hari Asyura. Hari ini memiliki kedudukan yang sangat penting dalam sejarah Islam. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada hari tersebut karena memiliki keutamaan yang besar.

            Tidak berhenti sampai disitu saja, hari Asyura juga mengingatkan umat Islam pada berbagai peristiwa penting yang menunjukkan pertolongan Allah kepada para nabi-Nya.

            6. Puasa Asyura Menghapus Dosa Setahun yang Lalu

              Salah satu keutamaan paling dikenal dari bulan Muharram adalah puasa Asyura. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Asyura menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.

              Keutamaan ini menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri dan memulai lembaran baru dengan lebih baik.

              7. Waktu yang Tepat untuk Muhasabah

                Muharram identik dengan awal tahun Hijriah. Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Muhasabah membantu kita mengevaluasi perjalanan hidup, memperbaiki kesalahan, dan menyusun langkah-langkah yang lebih baik ke depan.

                Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, kebiasaan ini menjadi semakin penting agar kita tidak kehilangan arah dan tujuan.

                Baca Juga: Intropeksi Diri Adalah: Pengertian, Manfaat, Cara Intropeksi

                8. Momentum Memperbanyak Amal Saleh

                  Karena termasuk bulan yang dimuliakan, Muharram menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah. Mulai dari membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, bersedekah, hingga memperbaiki salat, semuanya bisa menjadi investasi kebaikan yang bernilai besar. Momentum ini dapat membantu membangun kebiasaan positif yang berlanjut sepanjang tahun.

                  9. Mengingatkan Pentingnya Hijrah dalam Kehidupan

                    Ketika mendengar kata hijrah, banyak orang langsung membayangkan perubahan besar. Padahal hijrah tidak selalu berarti perubahan yang drastis. Hijrah juga bisa berupa langkah-langkah kecil menuju kehidupan yang lebih baik.

                    Muharram mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih bermanfaat.

                    Baca Juga: 6 Cara Hijrah Agar Istiqomah di Jalan Allah SWT

                    10. Menjadi Kesempatan Memulai Lembaran Baru

                      Tidak semua orang berhasil mencapai target yang diinginkan dalam satu tahun terakhir. Ada yang gagal mencapai impian, ada yang masih berjuang memperbaiki diri, dan ada yang sedang menghadapi berbagai tantangan hidup.

                      Dengan kata lain, bulan Muharram mengajarkan bahwa setiap awal baru selalu membawa harapan baru. Bulan ini menjadi kesempatan untuk menyusun kembali tujuan hidup, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan melanjutkan perjalanan dengan semangat yang lebih baik.

                      Jadikan Muharram Sebagai Awal Perubahan Positif

                      Sering kali kita menunggu waktu yang tepat untuk berubah. Menunggu hari Senin, menunggu awal bulan, atau menunggu tahun baru. Padahal perubahan terbaik adalah perubahan yang dimulai hari ini.

                      Muharram memberikan momentum yang sangat baik untuk memulai kebiasaan-kebiasaan positif. Kamu tidak harus langsung melakukan perubahan besar. Bahkan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten bisa memberikan dampak luar biasa dalam jangka panjang.

                      Misalnya saat kamu membaca Al-Qur’an beberapa halaman setiap hari, bisa kamu praktikan. Atau sekedar melakukan hal baik yang ringan, seperti menjaga shalat tepat waktu, mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan, memperbanyak sedekah, mengurangi penggunaan media sosial yang tidak bermanfaat dan memperbaiki hubungan dengan keluarga dan teman.

                      Perubahan-perubahan sederhana seperti ini dapat menjadi awal perjalanan yang lebih baik, baik secara spiritual maupun dalam kehidupan sehari-hari.

                      Dari pembahasan panjang lebar di atas, dapat disimpulkan bahwa bulan muharram merupakan salah satu bulan paling istimewa dalam Islam. Sebagai bagian dari empat bulan yang dimuliakan Allah, tidak heran jika bulan Muharram memiliki banyak keutamaan, mulai dari menjadi bulan Allah, waktu terbaik untuk berpuasa sunnah, hingga hadirnya hari Asyura yang penuh keberkahan.

                      Setelah membaca artikel ini, kamu jadi tahu bukan? jika awal tahun Hijriah bukan sekadar pergantian kalender, tetapi juga momentum untuk melakukan muhasabah, memperbanyak amal saleh, dan membangun kebiasaan positif yang dapat membawa perubahan jangka panjang.

                      Semoga Muharram tahun ini menjadi awal yang lebih baik untuk perjalanan hidupmu, penuh keberkahan, ketenangan, dan semangat untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

                      Melalui artikel dari Bukunesia Store ini, semoga kamu bisa memahami keutamaan bulan Muharram dengan lebih baik dan memanfaatkannya sebagai momentum untuk memperbanyak amal saleh.

                      Referensi 

                      Al-Bukhari, M. I. (2002). Sahih al-Bukhari. Darussalam.
                      Al-Nawawi, Y. (2014). Riyadus shalihin (A. M. Abdurrahman, Trans.). Darul Haq.
                      Ibn Kathir, I. (2003). Tafsir Ibn Kathir (Abridged ed.). Darussalam.
                      Muslim, I. A. H. (2007). Sahih Muslim. Darussalam.
                      Quraish Shihab, M. (2012). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.

                      Bagikan Artikel Ini

                      WhatsApp
                      Threads
                      X
                      Facebook
                      LinkedIn
                      Artikel Terbaru